Tata Cara Mendaftar Menjadi Rekanan di Bank Indonesia


Di postingan sebelumnya, Admin telah menjelaskan mengenai LPSE atau SPSE yang merupakan sistem pengadaan barang dan jasa pada lembaga-lembaga pemerintah, untuk kali ini Admin akan menjelaskan mengenai BISPro atau Bank Indonesia Sistem Procurement yang digunakan khusus oleh Bank Indonesia (BI) dalam proses pengadaan barang dan jasa.

TATA CARA PENDAFTARAN REKANAN:
  • Klik pada bendera Indonesia untuk Perusahaan Indonesia

  • Isi data perusahaan Anda (Pre-registrasi) dan atur juga nama akun serta password Anda
  • Kemudian upload/lengkapi dokumen-dokumen yang dipersyaratkan di halaman berikutnya
  • Jika sudah lengkap dan melakukan konfirmasi, selanjutnya tahap verifikasi dengan membawa dokumen asli ke kantor pusat Bank Indonesia bagian Departemen Pengadaan Strategis

DETAIL DOKUMEN YANG PERLU DISIAPKAN:
Setelah mendapatkan usernama dan password serta sudah memverifikasi email Anda, maka segera login ke BISPro dan isi data-data perusahaan serta siapkan beberapa scan asli dokumen seperti dijelaskan di bawah ini:


  • Data Perusahaan: Foto Gedung, Logo Perusahaan, NPWP, PKP dan SK Domisili
  • Akta Pendirian: Akta Pendirian Perusahaan & SK Menkumham
  • Akta Perubahan: Akta untuk Perubahan Nama Perusahaan, Anggaran Dasar, Susunan Pemegang Saham, Susunan Pengurus semua dengan SK Menkumham
  • Pemegang Saham: KTP dan NPWP Pemegang Saham (Perorangan) dan NPWP (Perusahaan), jika ada komponen pemegang saham masyarakat/publik cukup upload susunan saham dari Biro Administrasi Efek perusahaan Anda (jika sudah Tbk). Pastikan alamat pemegang saham sesuai alamat detail di KTP (Perorangan) termasuk sampai ke nomor RT/RWnya dan NPWP (Perusahaan)
  • Pengurus: KTP dan NPWP (Pastikan alamat sesuai detail di KTP)
  • Data Kontak: tidak perlu ada yang diupload, namun pastikan alamat sesuai KTP (jangan diisi alamat kantor)
  • TDP: upload scan TDP (pastikan lembaga penerbit TDP ditulis lengkap, misal: PTSP harus ditulis Pelayanan Terpadu Satu Pintu)
  • Ijin Usaha: SIUP (cek KBLI) dan SIUJK dan pastikan lembaga penerbit ditulis lengkap
  • Sertifikasi: SBUJK atau Sertifikat dari KADIN. Pada saat pengisian pastikan pilih SBUJK 2014 untuk menyesuaikan dengan pengkasifikasian perusahaan sesuai aturan terbaru LPJK (Kecil, Menengah, Besar). Jika dalam 1 SBUJK terdapat 2 atau lebih Subklasifikasi dengan Kualifikasi berbeda, maka pengisian data harus didasarkan pada Kualifikasi (K,M,B). Misal: Isian pertama diisi Kualifikasi B2 untuk BG001 dan BG 004, di isian kedua diisi M2 untuk BG007 dan BG009. Namun, dari 2 isian ini diupload 1 file SBUJK yang sama.
  • Portofolio: SPK/Kontrak proyek yang dimiliki. Pastikan semua diisi termasuk bagian "Pengalaman Perusahaan". Contoh: Pengalaman Proyek Mall, search kode KT21004 (Bangunan Komersil beserta Perawatannya) juga diisi jumlah lantai dan luas lantai.
  • Kantor Cabang: scan domisili kantor cabang yang masih berlaku
  • Tenaga Ahli: scan KTP dan Ijazah/SKA
  • Peralatan: bukti kepemilikan alat
  • E-catalog: hanya jika produsen produk
  • Laporan Keuangan: scan laporan keuangan teraudit
  • Soft Copy Berkas: halaman untuk melihat dokumen-dokumen mana yang sudah dan belum diupload beserta statusnya.
  • Konfirmasi Data: jika semua berkas softcopy sudah diupload, lanjutkan ke halaman ini untuk kemudian melakukan verifikasi di gedung Bank Indonesia.


Lokasi Verifikasi Data:
Departemen Pengadaan Strategis
Gedung Kebon Sirih Lantai 4
(Masuk lewat pintu Jl. Kebon Sirih)
Telp. (021) 29810000 Ext. 8551

CATATAN:
  1. Siapkan dokumen yang dipersyaratkan di atas dalam bentuk softcopy warna (scan asli dokumen bukan scan hitam putih ataupun scan dari dokumen hasil fotocopy)
  2. Maksimal ukuran file yang bisa diupload adalah 20 MB/file format pdf/image
  3. Siapkan dokumen asli untuk semua yang diupload ke sistem
  4. Jika Anda sudah melakukan Pre-registrasi, agar segera mengupload dokumen yang dipersyaratkan. Jika dalam waktu 1 bulan semejak pre-registrasi Anda tidak mengisi/upload satupun data, maka otomatis akun Anda akan dihapus dari sistem. Jika Anda sudah sempat mengisi sebagian, namun tidak sampai tuntas ke tahap Konfirmasi dan Verifikasi, maka dalam waktu 3 bulan akun Anda akan otomatis expired (dihapus).
  5. Semua dokumen asli sesuai data yang diupload agar dibawa aslinya saat verifikasi kecuali NPWP & KTP Pemegang Saham dan Pengurus, serta Domisili Kantor Cabang (jika ada)
  6. Setelah verifikasi dokumen dan dianggap lengkap, maka akan dilaksanakan survei oleh Konsultan (Pihak ketiga) yang disewa oleh BI ke kantor pendaftar dimana jadwalnya akan disampaikan per telpon/email
  7. Pada bagian Portofolio, nilai kontrak yang dicantumkan adalah nilai Bruto dari kontrak (nilai yang sudah termasuk PPh, PPN, dan biaya lain2nya)
Akun dihapus
Untuk detail mengenai step-by-step pendaftaran rekanan di BISPro silakan baca di buku manual yang disediakan BI atau bisa diunduh di link di bawah ini:



UPDATE!!!
Setelah tahap verifikasi dokumen selesai, akan diberitahukan mengenai proses survei yang akan dilakukan oleh Konsultan yang dihire oleh Bank Indonesia untuk secara langsung mengunjungi Perusahaan. Adapun Perusahaan diminta menyiapkan beberapa dokumen berikut:

  • Company Profile
  • Daftar Karyawan yang ditanda tangani oleh HRD (berisi: Nama, Jabatan dan Pendidikan terakhir)
  • Daftar Inventaris Perusahaan yang ditanda tangani bagian GA
  • Stempel Perusahaan dan/atau Kop Surat dan Kartu nama salah satu pengurus
  • Surat sewa kantor (jika bukan milik sendiri, jika milik sendiri bisa menyiapkan bukti kepemilikan untuk ditunjukkan ke konsultan tersebut [opsional])
  • Mempersilakan konsultan untuk mengambil gambar kantor dari beberapa sudut, termasuk bagian dalam kantor

You Might Also Like

0 komentar